Dugaan saya ternyata salah.. eh, tidak sepenuhnya salah sih… Jadi ceritanya gini, di kantor diterapkan sistem absen merah untuk yang terlambat, tujuannya yaitu supaya mereka-mereka yang sering terlambat ini jadi lebih disiplin. Awalnya memang orang-orang berusaha datang tepat waktu, tapi minggu-minggu berikutnya, heuu…. Yang biasa telat tetap aja telat… anehnya, yang telat ini justru pegawai yang masih muda yang seharusnya punya semangat kerja dan kedisiplinan yang lebih baik dibanding pegawai senior. Usil saya bilang, mereka mestinya bangun pagi, shalat shubuh, mandi dan siap-siap berangkat… tapi jangan-jangan mereka tidur lagi setelah shalat shubuh… heu.. wallahu alam.. mungkin juga mereka sibuk menyiapkan sarapan untuk keluarga dan mengabaikan jam kantor karena menganggap keluarga di atas segalanya… heu.. keluarga memang penting, tapi bukan berarti kita seenaknya melanggar aturan kantor… oke kalau ada orang yang berprinsip tidak mau terlalu sering lembur karena waktu untuk keluarga lebih berharga… tapi bukan berarti waktu kerja yang 8 jam kemudian dikurangi begitu saja padahal kita dibayar full time… heu.. coba yaa.. masa dateng telat 30 menit tapi mau pulang tepat waktu? Apalagi istirahatnya pun dilebihin lagi 30 menit.. berarti jam murni kerja cuma 7 jam… sekarang kalau kita pakai hitung-hitungan untung rugi, anggap sebulan kita digaji 3 juta. Artinya per hari kita dapat bayaran 150 ribu untuk bekerja selama 8 jam, yang artinya kita dibayar 18.750 rupiah per jam. Kalau setiap hari kita bekerja 7 jam, maka denda yang harus dibayar per bulannya adalah 375ribu. Heuu… lumayan juga kan? Mungkin memang sanksi terlambat ini harus berupa pembayaran denda. Siapa coba yang mau didenda misalkan 15 ribu per hari untuk setiap keterlambatan yang dilakukan… ??? Dijamin tidak ada yang mau… lagi-lagi saya akan bilang bahwa mereka itu DISIPLIN KARENA GA MAU RUGI… heuuu…
Lumpia Rasa Mangga ala Chef @sheggario
1 hour ago

4 komentar:
dulu kantorku pernah mencoba mengenakan denda berupa uang, dan sepertinya yang diduga, tak ada orang yang terlambat di minggu pertama...hingga sebulan bisa dihitung dengan jari satu tangan saja yang terlambat. itupun karena alasan yang masuk akal.
sepertinya memang perlu pake uang sebagai biaya yang harus diperhitungkan sebagai kerugian biar pada sadar ya!
hoho.. keliatannya memang harus gitu.. bayar denda... dijamin efektif.. heuu...
Di tempat krj ku telat lbh dari 1 hari/bulan dpt SP (surat peringatan) tingkat 1. Tiap datang n pergi krj harus scan sidik jari pd mesin absen. Jika jumlah telat seluruh karyawan lbh dari 1%/bulan maka seluruh karyawan tdk dpt bonus. Jika 3x berturut turut ga dpt bonus maka tim audit n tim disipliner bakal datang. Kalo tim2 itu udah datang biasanya bakal ada yg turun pangkat, di PHK, or masuk kantor polisi. Sadis kan? :)
Sadis sih emang.. tapi orang indonesia kayaknya masih perlu ditegasin kaya gitu deh... supaya bener2 berusaha untuk disiplin... klo dibiarin malah pada ngelunjak... heu...
Post a Comment